<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Chronika&#039;s News</title>
	<atom:link href="http://chronika.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://chronika.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 01 Jul 2011 23:17:58 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='chronika.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Chronika&#039;s News</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://chronika.wordpress.com/osd.xml" title="Chronika&#039;s News" />
	<atom:link rel='hub' href='http://chronika.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Model Standar Pengembangan Profesi</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com/2011/07/01/model-standar-pengembangan-profesi/</link>
		<comments>http://chronika.wordpress.com/2011/07/01/model-standar-pengembangan-profesi/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 01 Jul 2011 23:17:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chronika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chronika.wordpress.com/?p=76</guid>
		<description><![CDATA[Pada matakuliah Etikan dan Profesionalisme TSI kami akan menjelaskan Model Standar Pengembangan Profesi, diantaranya: Jenis dan Deskripsi Profesi IT ACM dan IEEE Untuk lebih jelasnya, silahkan download: https://docs.google.com/leaf?id=0B9i0EbmJAJ9EODgxNTE0MmYtZTEzMy00MGU0LWE2MTEtMWNlMGRhOGJkMjJk&#038;sort=name&#038;layout=list&#038;num=50 Kelas 4KA03: Chronika Sitanggang [11107914] Mizana Chaerunnisa [11107094] Nurita Safitri [11107267] Ratih D. Denanda [11107377]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=76&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pada matakuliah Etikan dan Profesionalisme TSI kami akan menjelaskan Model Standar Pengembangan Profesi, diantaranya:</p>
<p>    Jenis dan Deskripsi Profesi IT<br />
    ACM dan IEEE</p>
<p>Untuk lebih jelasnya, silahkan download:</p>
<p>https://docs.google.com/leaf?id=0B9i0EbmJAJ9EODgxNTE0MmYtZTEzMy00MGU0LWE2MTEtMWNlMGRhOGJkMjJk&#038;sort=name&#038;layout=list&#038;num=50</p>
<p>Kelas 4KA03:<br />
Chronika Sitanggang [11107914]<br />
Mizana Chaerunnisa [11107094]<br />
Nurita Safitri [11107267]<br />
Ratih D. Denanda [11107377]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chronika.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chronika.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chronika.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chronika.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chronika.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chronika.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chronika.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chronika.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chronika.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chronika.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chronika.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chronika.wordpress.com/76/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chronika.wordpress.com/76/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chronika.wordpress.com/76/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=76&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chronika.wordpress.com/2011/07/01/model-standar-pengembangan-profesi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2190394260255a9a3830a331ec4a19e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chronika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Langkah-Langkah Pemrograman</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com/2011/04/10/langkah-langkah-pemrograman/</link>
		<comments>http://chronika.wordpress.com/2011/04/10/langkah-langkah-pemrograman/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Apr 2011 16:01:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chronika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chronika.wordpress.com/?p=73</guid>
		<description><![CDATA[Langkah-langkah Pemrograman 1.      Pemrograman Klarifikasi Kebutuhan Pada awal membuat suatu program, kita harus terlebih dahulu mengetahui tujuannya yaitu pertimbangan pertama. 2.       Lebih Mendesain Modul Programmer menerima beberapa tingkatan desain dari fase desain. Tugasnya secara rinci ketingkat yang lebih rendah sampai mencapai keadaan programmer siap untuk melakukan pemrograman. 3.      Telusuri Desain Modul Telusuri desain dari masing-masing [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=73&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Langkah-langkah Pemrograman</strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>1.      Pemrograman Klarifikasi Kebutuhan</p>
<p>Pada awal membuat suatu program, kita harus terlebih dahulu mengetahui tujuannya yaitu pertimbangan pertama.</p>
<p>2.       Lebih Mendesain Modul</p>
<p>Programmer menerima beberapa tingkatan desain dari fase desain. Tugasnya secara rinci ketingkat yang lebih rendah sampai mencapai keadaan programmer siap untuk melakukan pemrograman.</p>
<p>3.      Telusuri Desain Modul</p>
<p>Telusuri desain dari masing-masing modul sebelum melakukan pengkodean, yang paling rendah. Kegunaan dari penelusuran desain modul adalah untuk memastikan bahwa desain yang terbaik yang telah dilakukan, semua fungsi telah dialamatkan dan semua bagian telah ditangani.</p>
<p>4.      Rencana Bagaimana Menguji Modul</p>
<p>Rencana pengujian dilakukan setelah kode ditetapkan.</p>
<p>5.      Kode Setiap Modul</p>
<p>Standar pengkodean akan ditetapkan pada saat desain sistem.</p>
<p><span id="more-73"></span>6.      Menguji Modul</p>
<p>Programmer menguji modul dengan menetapkan lingkungan yang tepat, menyediakan beberapa input, membiarkan modul lansung memproses secara logic dan mendapatkan hasilnya.</p>
<p>Modul seharusnya diuji dalam dua tahap :</p>
<p>a.       Pengujian White Box : programmer harus mengetahui isi dalam modul dan menyediakan data pengujian sehingga masing-masing path logical dalam program dapat dieksekusi.</p>
<p>b.      Pengujian Black Box : dalam pengujian ini, programmer mengabaikan bagian dari dalam modul data disediakan secara berurut dan dianggap seperti pemakaian sebenarnya.</p>
<p>7.      Menguji Level Terendah dan Integrasi</p>
<p>Jika modul utama memanggil sub modal, programmer harus menggabungkan dan menguji semua modul secara bersama-sama. Metode terbaik untuk melakukan hal ini adalah membuat sebuah “program stub” (potongan program sebagai pengganti sub-modal. Ptongan program ini dapat terdiri dari empat baris program yang menunjukkan bahwa kontrol sudah diterima dengan baik.</p>
<p>8.      Menyimpan Semua Hasil Pengujian, Penggabungan modul-modul yang Telah diuji.</p>
<p>Hasil pengujian digunakan untuk menyusun statistik, yang menunjukkan penyebab, cara perbaikan serta biaya-biaya yang dibutuhkan untuk memperbaiki kesalahan program.</p>
<p>9.      Dokumen dan Memelihara.</p>
<p>Dokumentasi harus terus menerus sejak awal, karena dibutuhkan bagi mereka yang terlibat dalam program. Programmer dokumentasi untuk programmer dibebankan dengan maintenancing program semua dikeluarkan.</p>
<p>Referensi :</p>
<h2>-                    <a href="http://vhyo17.wordpress.com/2011/04/09/lima-langkah-pemrograman/">http://vhyo17.wordpress.com/2011/04/09/lima-langkah-pemrograman/</a></h2>
<p>-          http://yulianidwiputri-uniez.blogspot.com/2011/04/langkah-langkah-pemrograman.html</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chronika.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chronika.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chronika.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chronika.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chronika.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chronika.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chronika.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chronika.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chronika.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chronika.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chronika.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chronika.wordpress.com/73/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chronika.wordpress.com/73/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chronika.wordpress.com/73/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=73&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chronika.wordpress.com/2011/04/10/langkah-langkah-pemrograman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2190394260255a9a3830a331ec4a19e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chronika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Model Pengembangan Standar Profesi</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com/2011/03/02/model-pengembangan-standar-profesi/</link>
		<comments>http://chronika.wordpress.com/2011/03/02/model-pengembangan-standar-profesi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Mar 2011 10:55:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chronika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chronika.wordpress.com/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Model Pengembangan Standar Profesi Definisi Profesi : Organisasi profesi merupakan organisasi yang anggotanya adalah para praktisi yang menetapkan diri mereka sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam kapasitas mereka sebagai individu. Beberapa pengertian profesi menurut pendapat : Ø  Winsley (1964) Profesi adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan badan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=69&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Model Pengembangan Standar Profesi </strong></p>
<p>Definisi Profesi :</p>
<p>Organisasi profesi merupakan organisasi yang anggotanya adalah para praktisi yang menetapkan diri mereka sebagai profesi dan bergabung bersama untuk melaksanakan fungsi-fungsi sosial yang tidak dapat mereka laksanakan dalam kapasitas mereka sebagai individu.<br />
Beberapa pengertian profesi menurut pendapat :</p>
<p>Ø  Winsley (1964)</p>
<p>Profesi adalah suatu pekerjaan yang membutuhkan badan ilmu sebagai dasar untuk pengembangan teori yang sistematis guna mengahadapi banyak tantangan baru, memerlukan pendidikan dan pelatihan yang cukup lama, serta memiliki kode etik dengan fokus utama pada pelayan.</p>
<p>Ø  Schein E. H (1962)</p>
<p>Profesi merupakan suatu keahlian atau set pekerjaan yang membangun suatu set norma yang sangat khusus yang berasal dari perannya yang khusus di masyarakat.</p>
<p>Ø  Hughes E. C (1963)</p>
<p>Profesi merupakan suatu keahlian dalam mengetahui segala sesuatu dengan lebih baik dibandingkan orang lain.</p>
<p>Ciri-ciri profesi menurut Winsley (1964) :</p>
<p>•      Didukung oleh badan ilmu (body of knowledge) yang sesuai dengan bidangnya, jelas wilayah kerja keilmuannya.</p>
<p>•      Profesi diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan yang terancana, terus menerus dan bertahap.</p>
<p>•      Pekerjaan profesi diatur oleh kode etik profesi serta diakui secara legal melalui peundang-undangan.</p>
<p>•      Peraturan dan ketentuan yang mengatur hidup dan kehidupan profesi serta pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan-peraturan tersebut dilakukan sendiri oleh warga profesi.</p>
<p>Secara umum ada 3 ciri sebuah profesi :</p>
<p>•      Sebuah profesi mensyaratkan pelatihan ekstensif sbelum memasuki sebuah profesi. Pelatihan ini dimulai sesudah seseorang mendapat gelar srjana. Sebagai contoh mereka yang telah lulus sarjana baru.</p>
<p>•      Pelatihan tersebut meliputi komponen intelektual yang signifikan. Komponen intelektual merupakan karakteristik professional yang bertugas utama memberikan nasehat dan bantuan menyangkut bidang kehliannya rata-rata tidak diktahui atau dipahami orang awam. Jadi memberikan konsultasi bukan memberikan barang merupakan ciri profesi.</p>
<p>•      Tenaga yang terlatih mmpu memberikan jasa yang penting kepada masyarakat. Dengan kata lain profesi berorientasi memberikan jasa untuk kepentingan umum daripada kepentingan sendiri. Untuk dapat berfungsi maka masyarakat modern secara teknologi kompleks memerlukan aplikasi yang lebih besar akan pengetahuan khusus daripada masyarakat sederhana yang hidup pada zaman dulu. Jadi profesi memberikan jasa penting yang memerlukan pelatihan intelektual yang ekstensif.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong><strong>Jenis dan Deskripsi Kerja Profesi IT</strong></p>
<p>•      <em>System Analyst</em></p>
<p><em>System analyst</em> (analis sistem) adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoodinasian, dan merekomendasi pemilihan perangkat luanak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan. Analis sistem memegng peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus memiliki setidaknya empat keahlian: analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal (berkomunikasi dengan orang lain). Kemampuan analisis memungkinkan seorang analis sistem untuk memahami perilaku organisasi beserta fungsi-fungsinya, pemahaman tersebut akan membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan terbaik serta menganalisis penyelesaian permasalahan. Keahlian teknis akan membantu seorang analis sistem untuk memahami potensi dan keterbatasan dari teknologi informasi. Seorang analis sistem harus mampu untuk bekerja dengan berbagai jenis bahasa pemrograman, sistem operasi, serta perangkat keras yang digunakan. Keahlian manajerial akan membantu seorang analis sistem mengelola proyek, sumber daya, risiko, dan perubahan. Keahlian interpersonal akan membantu analis sistem dalam berinteraksi dengan pengguna akhir sebagaimana halnya dengan analis, programer, dan profesi sistem lainnya.</p>
<p>Pada dasarnya seorang analis sistem melakukan hal-hal berikut :</p>
<p>a.       Berinteraksi dengan pelanggan untuk memahami kebutuhan mereka.</p>
<p>b.      Berinteraksi dengan desainer untuk mengemukakan antarmuka yang diingankan atas suatu perangkat lunak.</p>
<p>c.       Berinteraksi ataupun memandu programmer dalam proses pengembangan sistem agar tetap berada pada jalurnya.</p>
<p>d.      Melakukan pengujian sistem baik dengan data sampel atau dat sesungguhnya untuk membantu para penguji.</p>
<p>e.       Mengimplementasikan sistem baru</p>
<p>f.       Menyiapkan dokumentasi berkualitas.</p>
<p>•      <em>Software Engineer</em></p>
<p>Adalah orang yang menelti, merancang, dan mendevelop sistem <em>software</em> untuk memenuhi keperluan <em>client</em>. Setelah sistem sudah secara penuh dirancang <em>software engineer</em> lalu diuji, debug, dan memelihara sistem.</p>
<p>Profesi <em>software engineer</em> harus memiliki pengetahuan berbagai macam bahasa pemrograman komputer dan aplikasi, ini karena luasnya bidang kerja yang dapat terlibat didalamnya. Software engineer merupakan komputer programmer atau software developer. Bergantung pada tipe organisasi, software engineer dapat menjadi spesialis dalam sistem atau aplikasi. Software engineering merupakan salah satu profesi IT yang paling popular.</p>
<p>•      <em>Network Engineer</em></p>
<p><em>Network engineer</em> bertanggung jawab untuk memasang dan mendukung komunikasi jaringan komputer dalam organisasi atau antar organisasi. Tujuannya adalah untuik memastikan operasi yang lancar dari jaringan komunikasi untuk menyediakan <em>performance</em> yang maksimun dan ketersediaan untuk user.</p>
<p><em>Network engineer</em> bekerja secara internal sebagai bagian dari tim pendukung IT di organisasi atau secara eksternal sebagai bagian dari perusahaan konsultasi <em>networking</em> dengan beberapa <em>client</em>.</p>
<p>Aktivitas standar yang dilakukan oleh orang-orang berprofesi dibidang ini adalah :</p>
<p>a.       Memasang, mendukung, memelihara server hardware dan infrastruktur <em>software</em> baru.</p>
<p>b.      Mengatur <em>email</em>, anti spam, dan <em>virus protection</em>.</p>
<p>c.       Melakukan <em>setting user account</em>, izin dan <em>password</em>.</p>
<p>d.      Memonitor penggunaan jaringan.</p>
<p>e.       Memastikan <em>cost-effective</em> dan efisiensi penggunaan <em>server</em>.</p>
<p>f.       Mengusulkan dan menyediakan solusi IT untuk masalah bisnis dan manajemen.</p>
<p>g.      Memastikan semua peralatan IT memenuhi standar industri.</p>
<p>h.      Menganalisa dan menyelesikan kesakahan mulai dari major <em>system crash</em> sampai kelupaan <em>password</em>.</p>
<p>i.        Menyediakan pelatihan dan dukungan teknis untuk <em>user</em><em> </em>dengan bermacam tingkat pengetahuan IT dan kompetensi.</p>
<p>j.        Mengawasi staff lain, seperti <em>help desk technician</em><em>.</em></p>
<p>k.      Bekerja dekat dengan departemen atau organisasi lain dan berkolaborasi dengan staff IT lain.</p>
<p>l.        Merencanakan dan mengimplementasikan pengembangan IT untuk masa mendatang dan menjalankan kerja proyek.</p>
<p>m.    Mengelola <em>website</em> dan memelihara jaringan internal.</p>
<p>n.      Memonitor penggunaan <em>web</em> oleh para pekerja</p>
<p>Kemampuan <em>Network Engineer</em> :</p>
<p>Orang-orang yang ingin berprofesi di bidang ini harus memiliki kemampuan sebagai berikut:</p>
<p>a.       Pengetahuan yang <em>up to date</em> dan memahami kebutuhan bisnis dan industri.</p>
<p>b.      Kemampuan komunikasi yang baik sekali.</p>
<p>c.       Mampu untuk menerima bermacam tugas dan memperhatikan detail.</p>
<p>d.      Kemampuan <em>analytica</em>l dan<em> <em>problem-solving</em></em><em>.</em></p>
<p>e.       Kemampuan <em>teamwork</em> dan mampu untuk merasa nyaman bekerja dengan tim, <em>client</em><em> </em>dan grup staff yang berbeda antar organisasi.</p>
<p>f.       Kemampuan organisasional</p>
<p>•      <em>IT Trainer</em></p>
<p><em>IT Trainer </em>umumnya merancang dan memberikan kursus dalam <em>information and communications technology</em> (ICT) seperti aplikasi <em>dekstop </em>dan <em>software </em>khusus perusahaan. Mereka juga menyediakan pelatihan dalam area yang lebih teknis untuk <em>software engineer</em>, teknisi, perancang <em>website</em>, dan <em>programmer</em>. <em>IT Trainer</em> bekerja pada perguruan tinggi, perusahaan pelatihan, dan dalam departemen pelatihan dari suatu perusahaan besar dan organisasi sektor publik. Banyak IT Trainer merupakan <em>self-employed</em>.</p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Pada kegiatan pelatihan umum di dalam IT Trainer</em><em> terdapat dua kategori, diantaranya software desktop</em><em> seperti pengolah kata, database</em><em>, spreadsheet</em><em>, internet</em><em> dan email</em><em>. Dan area teknis seperti programming</em><em>, web design</em><em>, networking</em><em> dan pemeliharaan PC.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em>Aktivis standar yang dilakukan oleh masyarakat berprofesi dibidang ini adalah:</em></p>
<p>a.       Merancang materi kursus dan dokumen lain seperti <em>handout</em>, manual, dan latihan</p>
<p>b.      Mengatur dan memasarkan kursus untuk memenuhi kebutuhan dari pelajar dan permintaan bisnis</p>
<p>c.       Menyiapkan lingkungan pelatihan dan sumber daya seperti men-<em>setting</em> peralatan IT</p>
<p>d.      Menyampaikan program pelatihan pada <em>client</em> baik itu dalam <em>setting group classroom</em> atau <em>online</em> melalui <em>e-learning</em> atau <em>Virtual Learning Environment</em> (VLE) atau <em>one-to-one basis</em>.</p>
<p>e.       Mendukung dan melatih pelajar menggunakan VLE atau paket <em>self-learning</em></p>
<p>f.       Mengevaluasi keefektifan dari pelatihan dan <em>course outcorner</em></p>
<p>g.      Berhubungan dengan penyedia kursus eksternal, <em>employer</em>, <em>client</em>, memeriksa badan dan perusahaan <em>software</em>, dan lain-lain</p>
<p>h.      Menerima tanggung jawab untuk pemeliharaan <em>hardware</em> dan <em>software</em> yang digunakan untuk pelatihan dan menganjurkan perbaikan dan <em>upgrade</em></p>
<p>i.        Tetap <em>up to date</em> dengan sistem yang bersangkutan, <em>software</em> dan teknologi pelatihan <em>online</em></p>
<p><em>j. </em>Berurusan dengan <em>administrative record</em><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Kemampuan <em>IT Trainer</em>:</p>
<p>Orang-orang yang ingin berprofesi ini harus memiliki kemampuan sebagai berikut:</p>
<p>a.       Pengetahuan yang up to date dari aplikasi dan sistem IT.</p>
<p>b.      Kemampuan lisan dan tulis yang baik.</p>
<p>c.       Kemampuan organisasional, perencanaan, pelatihan dan presentasi yang baik</p>
<p>d.      Kesabaran dan kepercayaan</p>
<p>e.       Self-motivation dan mampu untuk memotivasi orang lain</p>
<p>f.       Kemauan untuk belajar</p>
<p>•      <em>Application Developer</em></p>
<p><em>Application developer</em> menterjemahkan kebutuhan <em>software</em> ke dalam kode pemrograman singkat dan kuat. Kebanyakan akan mengkhususkan pada lingkungan <em>development</em> tertentu seperti <em>computer games</em> atau <em>e-commerce</em>, dan akan memiliki pengetahuan yang dalam pada beberapa bahasa komputer yang bersangkut-paut. Peranannya meliputi menulis spesifikasi dan merancang, membangun, menguji, mengimplementasikan dan terkadang yang membantu aplikasi seperti bahasa komputer dan <em>development tool</em>.</p>
<p>Application developer ini bekerja pada sektor bisnis seperti sektor bisnis public, biasanya menjadi bagian dari tim dengan <em>IT professional</em> lainnya seperti <em>system</em> atau <em>busineess analyst</em> dan <em>technical author</em>. Mereka bekerja pada produk umum yang dapat dibeli atau untuk <em>client </em>individual menyediakan <em>bespoke solutions</em>.</p>
<p>Aktivitas kerja <em>application developer</em>:</p>
<p><em>Application developer</em> berfungsi untuk mempergunakan pengetahuan teknik pemrograman dan sistem komputer untuk membuat program komputer untuk melakukan bermacam-macam pekerjaan sesuai dengan persetujuan dengan <em>client.</em></p>
<p><em> </em></p>
<p><em> </em></p>
<p>Aktivitas yang dilakukan oleh <em>application developer</em> meliputi:</p>
<p><em>a. </em>Membuat spesifikasi program secara detail melalui diskusi dengan <em>client</em><em> </em></p>
<p>b.      Menjelaskan secara tepat apa tindakan (aksi) program yang diinginkan</p>
<p>c.       Menguraikan spesifikasi program ke dalam elemen-elemen sederhana dan menerjemahkan logikanya ke dalam bahasa pemrograman</p>
<p>d.      Memikirkan solusi yang mungkin untuk menprediksi masalah, mengevaluasi pilihan lain</p>
<p>e.       Bekerja sebagai bagian dari tim, dimana mengadakan proyek khusus, untuk membuat bagian tertentu dari program</p>
<p>f.       Mengkombinasikan semua elemen dari rancangan program dan mengujinya</p>
<p>g.      Menguji <em>sample data-set</em> untuk memeriksa keluaran dari program sesuai dengan yang diinginkan</p>
<p>h.      Bereaksi terhadap masalah dan memperbaiki program seseuai kebutuhan</p>
<p>i.        Memasang program dan mengadakan pengujian akhir</p>
<p>j.        Mempelajari <em>computer printout</em> selama berlangsungnya pengujian</p>
<p>k.      Mengevaluasi keefektifan program</p>
<p>l.        Meningkatkan efisiensi operasi program dan menyesuaikan kebutuhan baru seperlunya</p>
<p>m.    Mengadakan <em>user acceptance testing</em> untuk memastikan program mudah digunakan, cepat, dan akurat</p>
<p>n.      Membuat ulang langkah yang diambil oleh <em>user</em> untuk menemukan sumber masalah</p>
<p>o.      Membuat dokumentasi secara detail atas operasi dari program oleh <em>user</em> dan operator computer</p>
<p>p.      Mengkonsultasikan manual, laporan periodik dan teknis untuk mempelajari cara baru untuk men<em>develop</em> program dan memelihara yang sudah ada</p>
<p>Kemampuan <em>application developer</em>:</p>
<p>Orang-orang yang ingin berprofesi di bidang ini harus memiliki kemampuan sebagai berikut:</p>
<p><em>a. </em>Kemampuan teknis yang kuat dalam pemrograman, perancangan, <em>metodologi system development</em> dan pengujian, khususnya pada industri <em>game</em><em> </em></p>
<p>b.      Kemampuan komunikasi yang baik</p>
<p>c.       Kemampuan dalam manajemen proyek</p>
<p><em>d. </em>Kemampuan <em>problem-solving</em><em> </em></p>
<p>e.       Perhatian pada detail</p>
<p>f.       Keuletan dan kesabaran</p>
<p><em>g. </em>Kemampuan <em>teamwork</em><em> </em></p>
<p>h.      Pemahaman proses bisnis dan batasannya</p>
<p><strong>ACM (</strong><strong><em>Association for Computing Machinery</em></strong><strong>)</strong><strong> </strong></p>
<p>ACM <em>(</em><em>Association for Computing Machinery)</em> atau Asosiasi untuk Permesinan Komputer adalah sebuah serikat ilmiah dan pendidikan komputer pertama di dunia yang didirikan pada tahun 1947. Anggota ACM sekitar 78.000 terdiri dari para profesional dan para pelajar yang tertarik akan komputer. ACM bermarkas besar di Kota New York. ACM diatur menjadi 170 bagian lokal dan 34 grup minat khusus (SIG), di mana mereka melakukan kegiatannya.</p>
<p>SIG dan ACM, mensponsori konferensi yang bertujuan untuk memperkenalkan inovasi baru dalam bidang tertentu. Tidak hanya mensponsori konferensi, ACM juga pernah mensponsori pertandingan catur antara Garry Kasparov dan komputer IBM Deep Blue.</p>
<p><strong>IEEE (<em>Institute of Electrical and Electronics Engineers)</em></strong></p>
<p>IEEE adalah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi">organisasi</a> <a title="Internasional" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internasional">internasional</a> beranggotakan para <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Insinyur">insinyur</a> dengan tujuan untuk mengembangan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi">teknologi</a> untuk meningkatkan harkat kemanusiaan. Sebelumnya IEEE memiliki kepanjangan yang dalam Indonesia berarti Institut Insinyur Listrik dan Elektronik (<em>Institute of Electrical and Electronics Engineers</em>). Namun kini kepanjangan itu tak lagi digunakan, sehingga organisasi ini memiliki nama resmi IEEE saja.</p>
<p>IEEE adalah sebuah organisasi profesi nirlaba yang terdiri dari banyak ahli di bidang <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Teknik">teknik</a> yang mempromosikan pengembangan standar-standar dan bertindak sebagai pihak yang mempercepat teknologi-teknologi baru dalam semua aspek dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Industri">industri</a> dan <a title="Rekayasa" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Rekayasa">rekayasa</a> (<em>engineering</em>), yang mencakup <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Telekomunikasi">telekomunikasi</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan_komputer">jaringan komputer</a>, <a title="Listrik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Listrik">kelistrikan</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Antariksa">antariksa</a>, dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Elektronika">elektronika</a>.</p>
<p>IEEE memiliki lebih dari 300.000 anggota individual yang tersebar dalam lebih dari 150 <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Negara">negara</a>. Aktivitasnya mencakup beberapa panitia pembuat standar, publikasi terhadap standar-standar teknik, serta mengadakan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konferensi">konferensi</a>.</p>
<p>IEEE <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> Section berada pada IEEE Region 10 (<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia-Pasifik">Asia-Pasifik</a>). Ketua IEEE Indonesia Section tahun <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2009">2009</a>-<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2010">2010</a> adalah Arnold Ph Djiwatampu. Saat ini IEEE Indonesia Section memiliki beberapa chapter, yaitu:</p>
<p>a.       Chapter Masyarakat Komunikasi (<em>Communications Society Chapter</em>)</p>
<p>b.      Chapter Masyarakat Sistim dan Sirkuit (<em>Circuits and Systems Society Chapter</em>)</p>
<p>c.       Chapter Teknologi Bidang Kesehatan dan Biologi (<em>Engineering in Medicine and Biology Chapter</em>)</p>
<p>d.      Chapter Gabungan untuk Masyarakat Pendidikan, Masyarakat Peralatan Elektron, Masyarakat Elektronik Listrik, dan  Masyarakat Pemroses Sinyal (<em>Join Chapter of Education Society, Electron Devices Society, Power Electronics Society, Signal Processing Society</em>)</p>
<p>e.       Chapter Gabungan MTT/AP-S (<em>Joint chapter MTT/AP-S</em>)</p>
<p>Referensi :</p>
<p>Referensi      :</p>
<p>-          <a href="http://juniorhendy.blogspot.com/2010/03/model-pengembangan-standar-profesi.html">http://juniorhendy.blogspot.com/2010/03/model-pengembangan-standar-profesi.html</a></p>
<p>-          <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Analis_sistem">http://id.wikipedia.org/wiki/Analis_sistem</a></p>
<p>-          <a href="http://ghanoz2480.wordpress.com/2009/02/13/network-engineer/">http://ghanoz2480.wordpress.com/2009/02/13/network-engineer/</a></p>
<p>-          <a href="http://muhammadghazali.wordpress.com/2009/02/13/it-trainer/">http://muhammadghazali.wordpress.com/2009/02/13/it-trainer/</a></p>
<p>-          <a href="http://muhammadghazali.wordpress.com/2009/02/13/application-developer/">http://muhammadghazali.wordpress.com/2009/02/13/application-developer/</a></p>
<p>-          <a href="http://robby-bellamy.blogspot.com/2010/03/acm.html">http://robby-bellamy.blogspot.com/2010/03/acm.html</a></p>
<p>-          <a href="http://sharemyego.blogspot.com/2010/04/deskripsi-pekerjaan-berbagai-profesi-it.html">http://sharemyego.blogspot.com/2010/04/deskripsi-pekerjaan-berbagai-profesi-it.html</a></p>
<p>-          <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Institute_of_Electrical_and_Electronics_Engineers">http://id.wikipedia.org/wiki/Institute_of_Electrical_and_Electronics_Engineers</a></p>
<p>-          <a href="http://komunikasi.org/ieee/">http://komunikasi.org/ieee/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chronika.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chronika.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chronika.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chronika.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chronika.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chronika.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chronika.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chronika.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chronika.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chronika.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chronika.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chronika.wordpress.com/69/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chronika.wordpress.com/69/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chronika.wordpress.com/69/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=69&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chronika.wordpress.com/2011/03/02/model-pengembangan-standar-profesi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2190394260255a9a3830a331ec4a19e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chronika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Perbandingan Operasi Sistem pada HP antara ANDROID dengan BADA</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com/2010/11/23/perbandingan-operasi-sistem-pada-hp-antara-android-dengan-bada/</link>
		<comments>http://chronika.wordpress.com/2010/11/23/perbandingan-operasi-sistem-pada-hp-antara-android-dengan-bada/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Nov 2010 04:52:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chronika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chronika.wordpress.com/?p=66</guid>
		<description><![CDATA[OS ANDROID Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan p;latform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh berbagai macam pernati bergerak. Awalnya Google INC membeli android Inc pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=66&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="text-decoration:underline;">OS ANDROID</span></p>
<p><strong> </strong>Android adalah sistem operasi untuk telepon seluler yang berbasis Linux. Android menyediakan p;latform terbuka bagi para pengembang buat menciptakan aplikasi mereka sendiri untuk digunakan oleh berbagai macam pernati bergerak. Awalnya Google INC membeli android Inc pendatang baru yang membuat peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium dan 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile dan Nvidia.</p>
<p>Android merupakan software berbasis kode komputer yang bisa didistribusikan secara terbuka (open source) sehingga programmer bisa membuat aplikasi baru di dalmnya, terdapat android Market yang menyediakan ribuan aplikasi baik yang gratis maupun berbayar, serta memiliki aplikasi native Google yang terintegrasi, seperti Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.</p>
<p>Operasi sistem Android sudah memilki beberapa versi semenjak dirilisnya Operasi sistem ini, diantara versi-versinya adalah :</p>
<p><span id="more-66"></span>a.       Android versi 1.1</p>
<p>Pada 9 maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail dan pemberitahuan email.</p>
<p>b.      Android versi 1.5 (cupcake)</p>
<p>Pada pertengahan mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, menggugah video ke youtube dan gambar Picasa lansung dari telepon, dukungan Bluetood, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuiakan dengan sistem.</p>
<p>c.       Donut (versi 1.6)</p>
<p>Dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik disbanding sebelumnya, penggunaan baterai indicator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus kamera, camcorder dan kemampuan dial kontak, teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel pengadaan resolusi VWGA)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>d.      Android versi 2.0/2.1 (Éclair)</p>
<p>Pada 3 desember 2009 kembali dilincurkan ponsel android dengan versi 2.0/2.1 (eclir). Perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2MP, digital Zoom dan Bluetooth 2.1.</p>
<p>Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi (killer appa-aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.</p>
<p>Dengan semakin berkembangny dan semakin bertambahnya jumlah handset android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi android. Aplikasi terkenal yang diubah kedalam sistem operasi android adalh Shazam, Backgrounds dan Weatherbug. Sistem operasi android dalam situs internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi android asli, contohnya ole Myspace dan facebook.</p>
<p>Penggunaan sistem operasi ini tidak hanya pada produk Smartphone saja, namun juga sudah mulai digunakan dalam sistem operasi dalam beberapa netbook.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span style="text-decoration:underline;">OS BADA</span></p>
<p>Pada akhir tahun 2009 kemarin, Samsung mengumumkan bahwa mereka akan memakai sistem operasi buatan sendiri. Mereka menamakan sistem operasi tersebut dengan BADA, diambil dari bahasa Korea yang artinya lautan (ocean). Nama ini mencerminkan peluang tidak terbatas pembuatan aplikasi berbasis platform baru tersebut bagi para developer, maupun fungsi-fungsi yang akan dinikmati pemakainya. Bada dirancang sebagai sistem operasi terbuka (open platform). Karena itu, di arena sistem operasi mobile. Bada akan bersaing dengan Symbian, Android, dan Limo.</p>
<p>Samsung sudah siap membuka application store untuk BADA. Samsung juga sudah membangun ekosistem aplikasi mobilenya sendiri. Situs resmi Bada dapat diakses di bada.com sudah aktif sejak 10 november 2009.</p>
<p>Bada mungkin hanya bisa ditemui pada ponsel Samsung yang memakai (touchwiz user interface). Samsung bada menawarakan kemudahan serta UI yang intuitif tanpa mengesampingkan efisiensi. Untuk meningkatkan kreatifitas dan interaksi penggunanya, Samsung bada memiliki flash control, web control, sensor gerakan, control fine-tuned vibration control dan face detection. Juga didukung oleh aplikasi context-aware berbasis sensor gerakan. Dengan menggunakan beragam sensor seperti akselerometer, gerakan miring, cuaca, proksimiti, dan sensor aktif, aplikasi yang dapat digunakan pengembangan teknologi mengimplementasikan context-aware dengan mudah. Samung bada membedakan posisinya dengan mendukung layanan-sentris berbagai fitur seperti jejaring sosial, perangkat sinkronisasi, manajemen konten, layanan berbasis lokasi, dan layanan perdagangan. Semua didukung oleh back-end server Bada. Fitur inovatif khusus pengembang ini mendukung pengembang teknologi untuk mengimplementasikan berbagai layanan tanpa upaya tambahan.</p>
<p>Samsung juga akan membina komunitas developer dan pitching Bada untuk operator jaringan di seluruh dunia. Samsung juga membuat fitur utama sistem operasi seperti dialer, mesagging, dan address book yang tersedia untuk para developer sehingga aplikasi-aplikasi yang ada dapat menggabungkan fungsi perangkat dasar, selain itu berbagai palikasi layanan dapat berbagi informasi seperti jdawal, profil, konten, atau hubungan sosial yang berisi knfirmasi pengguna yang praktis agar dapat memberikan pelayanan lebih personal dan perluasan layanan yang koperatif. Basis bada yang fleksibel membuatnya mudah untuk diterapkan pda berbagai perangkat dibandingkan sistem operasi mobile lain.</p>
<p>Jadi para developer akan sangat mudah menciptakan aplikasi dan layanan. Perangkat ponsel yang berbasis BADA ini juga akan sapat mengakses konten dari toko aplikasi mobile milik Samsung. Bada menjadi OS (operating sistem) original dari Samsung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Referensi :<br />
<a href="http://bar0eb0eat.blogspot.com/2010/02/sistem-operasi-besutan-sendiri-milik.html">http://bar0eb0eat.blogspot.com/2010/02/sistem-operasi-besutan-sendiri-milik.html</a></p>
<p><a href="http://www.beritateknologi.com/samsung-luncurkan-platform-sistem-operasi-mobile-nya-sendiri-yang-diberi-nama-bada/">http://www.beritateknologi.com/samsung-luncurkan-platform-sistem-operasi-mobile-nya-sendiri-yang-diberi-nama-bada/</a>,<br />
<a href="http://inilah.com/news/read/teknologi/2010/02/16/348182/samsung-rencanakan-ponsel-bada-murah/">http://inilah.com/news/read/teknologi/2010/02/16/348182/samsung-rencanakan-ponsel-bada-murah/</a></p>
<p><a href="http://www.belajar-sendiri.com/2010/01/bada-sistem-operasi-platform-mobile.html">http://www.belajar-sendiri.com/2010/01/bada-sistem-operasi-platform-mobile.html</a></p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29">http://id.wikipedia.org/wiki/Android_%28sistem_operasi%29</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chronika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chronika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chronika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chronika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chronika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chronika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chronika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chronika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chronika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chronika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chronika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chronika.wordpress.com/66/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chronika.wordpress.com/66/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chronika.wordpress.com/66/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=66&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chronika.wordpress.com/2010/11/23/perbandingan-operasi-sistem-pada-hp-antara-android-dengan-bada/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2190394260255a9a3830a331ec4a19e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chronika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CARA KERJA JARINGAN WIRELESS</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com/2010/11/10/cara-kerja-jaringan-wireless/</link>
		<comments>http://chronika.wordpress.com/2010/11/10/cara-kerja-jaringan-wireless/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Nov 2010 16:48:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chronika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chronika.wordpress.com/?p=60</guid>
		<description><![CDATA[Jaringan wireless adalah jaringan yang mengkoneksi dua komputer atau lebih menggunakan sinyal radio, cocok untuk berbagai-pakai file, printer, atau akses internet. Teknologi wireless LAN menjadi sangat popular di banyak aplikasi. Setelah evaluasi terhadap teknologi tersebut dilakukan, menjadikan para pengguna merasa puas dan meyakini realibility teknologi ini sudah siap untuk digunakan dalam skala luas dan kmplek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=60&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jaringan wireless adalah jaringan yang mengkoneksi dua komputer atau lebih menggunakan sinyal radio, cocok untuk berbagai-pakai file, printer, atau akses internet. Teknologi wireless LAN menjadi sangat popular di banyak aplikasi. Setelah evaluasi terhadap teknologi tersebut dilakukan, menjadikan para pengguna merasa puas dan meyakini realibility teknologi ini sudah siap untuk digunakan dalam skala luas dan kmplek pada jaringan tanpa kabel.</p>
<p>Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio. Sinyal radio menjalar dari pengirim ke penerima melalui free space, pantulan-pantulan, difraksi, line of sight dan obstructed tiap sinyal (pada jalur yang berbeda-beda) memiliki level kekuatan, delay dan fasa yang berbeda-beda.</p>
<p>Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan, namun sekarang wireless LAN dapat digunakan pada jaringan peer to peer dalam ruangan dan juga point to point diluar ruangan maupun point to multipoint pada aplikasi bridge wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel. Jaringan ini juga bisa di optimalkan pada lingkungan yang berbeda. Dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel.</p>
<p>Mirip dengan jaringan Ethernet kabel, sebuah wireless LAN mengirim data dalam bentuk paket. Setiap adapter memiliki no ID yang permanen dan unik yang berfungsi sebagai sebuah alamat dan tiap paket selain berisi data juga menyertakan alamat penerima dan pengirim paket tersebut. Sama dengan sebuah adapter Ethernet, sebuat kartu, wireless LAN akan memeriksa kondisi jaringan sebelum mengirim paket ke dalamnya. Bila jaringan dalam keadaan kosong, maka paket lansung dikirimkan. Bila kartu mendeteksi adanya data lain yang sedang menggunakan frekuensi radio, maka ia menunggu sesaat kemudian memeriksanya kembali.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>FREKUENSI</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Frekuensi yang dipakai adalah 2,4 Ghz atau 5Ghz yakni frekuensi yang regolong pada ISM (Industri, Scientific, dan Medial). Dalam teknologo W LAN ada dua standar yang digunakan yakni :</p>
<ol>
<li>802.11 standar indoor yang terdiri      dari :</li>
</ol>
<p>a.       802.11 2,4 Ghz 2 Mbps</p>
<p>b.      802.11a 5 GHz 54 Mbps</p>
<p>c.       802.11a 2X 5 GHz 108 Mbps</p>
<p>d.      802.11b 2,4 GHz 11 Mbps</p>
<p>e.       802.11g 2.4 GHz 54 Mbps</p>
<p>f.       802.11n 2,4 GHz 120 Mbps</p>
<ol>
<li>802.16 satandar outdoor salah satunya      adalah WiMAX (World Interoperability for Microwave Access) yang sedang      digodok penggunaannya di Indonesia.</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>TOPOLOGI</strong></p>
<ol>
<li>Topologi LAN Kabel</li>
</ol>
<p>LAN tradisional menghubungkan PC ke komputer lainnya yang juga menhubungkan ke file-server, printer, dan perangkat jaringan lainnya dengan menggunakan kabel fiber optic sebagai media transmisi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<ol>
<li>Topologi      Wireless LAN</li>
</ol>
<p>Wireless LAN memungkinkan workstation untuk berkomunikasi dan mengakses dengan menggunakan propagasi radio sebagi media transmisi. Wireless LAN bisa menghubungkan LAN kabel yang telah ada sebagai media transmisi. Wireless LAN bisa menghubungkan LAN kabel yang telah ada sebagai sebuah extensi atau menjadi basis dari jaringan baru. W LAN sangat mudah beradaptasi artinya dapat dirancang untuk lingkungan dalam ruangan dan juga untuk luar ruangan seperti menghubungkan gedung-gedung kantor, lantai produksi, rumah sakit dan universitas. Dasar dari blok Wireless LAN disebut dengan sel. Sel adalah area yang dicakupi oleh komunikasi Wireless. Areal cakupan ini tergantung pada kekuatan propagansi signal radio dan tipe kontruksi dari penghalang, partisi dan atau karakter fisik pada lingkungan dalam ruangan. PC Workstation, notebook, laptop, dan PDA dapat bergerak dengan bebas di dalam area sell</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wireless Sel</p>
<p>Setiap sel Wireless LAN membutuhkan komunikasi dan traffic management. Yang mana</p>
<p>hal ini dilakukan oleh Access Poin (AP) yang mengatur komunikasi pada setiap wireless</p>
<p>station pada areal cakupan. Station juga saling berkomunikasi satu dengan lainnya</p>
<p>melalui AP, jadi proses komunikasi antar station dapat di sembunyikan antara satu dengan</p>
<p>lainnya. Dalam hal ini AP berfungsi sebagai relay.</p>
<p>AP juga dapat berfungsi sebagai brigde yakni penghubung antara wireless station dan</p>
<p>jaringan kabel dan juga dengan cell wireless lainnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wireless LAN Conectivity</p>
<p><strong>ROAMING</strong></p>
<p>Jika ada beberapa area dalam sebuah ruangan di cakupi oleh lebih dari satu Access Poin</p>
<p>maka cakupan sel telah melakukan overlap. Setiap wireless station secara otomatis akan</p>
<p>menentukan koneksi terbaik yang akan ditangkapnya dari sebuah Access Poin. Area</p>
<p>Cakupan yang Overlapping merupakan attribut penting dalam melakukan setting</p>
<p>Wireless LAN karena hal inilah yang menyebabkan terjadinya roaming antar overlapping</p>
<p>sells.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Roaming Melalui Overlaping Sel</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Roaming memungkinkan para pengguna mobile dengan portable station untuk bergerak</p>
<p>dengan mudah pada overlapping cells. Roaming merupakan work session yang terjadi</p>
<p>ketika bergerak dari satu cell ke cell yang lainnya. Sebuah gedung dapat dicakupi oleh</p>
<p>beberapa Access Poin. Ketika areal cakupan dari dua atau lebih access poin mengalami</p>
<p>overlap maka station yang berada dalam areal overlapping tersebut bisa menentukan</p>
<p>koneksi terbaik yang dapat dilakukan, dan seterusnya mencari Access Poin yang terbaik</p>
<p>untuk melakukan koneksi. Untuk meminimalisasi packet loss selama perpindahan, AP</p>
<p>yang lama dan AP yang baru saling berkomunikasi untuk mengkoordinasikan proses.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Load Balancing</strong></p>
<p>Area cakupan dengan banyak pengguna dan traffik yang padat membutuhkan <em>multi</em></p>
<p><em>struktur </em>sel. Pada Multi Struktur Sel, beberapa AP digambarkan pada area yang sama</p>
<p>untuk membangun sebuah arael cakupan untuk menghasilkan throughput secara</p>
<p>aggregat. Sebuah station yang berada di dalam sebuah coverage area sacara otomatis</p>
<p>mengasosiasikan diri dengan AP yang memiliki kualitas signal terbaik. Station akan</p>
<p>terkoneksi dengan AP dengan pembagian yang seimbang pada semua AP. Efisiensi akan</p>
<p>didapatkan karena semua AP bekerja pada load level yang sama. Load Balancing juga</p>
<p>dikenal dengan Load Sharing</p>
<p><strong>Dynamic Rate Switching</strong></p>
<p>Rate data pada masing-masing station secara otomatis disesuaikan berdasarkan kualitas</p>
<p>signal yang diperoleh. Performance (throughput) akan dimaksimalkan dengan menambah</p>
<p>rate data dan mengurangi re transmisi. Hal ini akab sangat penting untuk applikasi mobile</p>
<p>dimana kualitas signal sangat fluktuatif tapi kurang penting untuk instalasi outdoor</p>
<p>dimana kualitas signal stabil.</p>
<p><strong>Media Access</strong></p>
<p>Wireless LAN menggunakan algoritma CSMA (Cariier Sense Multiple Access) dengan</p>
<p>mekanisme CA (Collision Avoidance), sebelum sebuah unit memulai transmisi. Jika</p>
<p>media kosong dalam beberapa milidetik maka unit dapat melakukan transmisi untuk</p>
<p>waktu yang terbatas. Jika media sibuk atau padat, unit akan menunggu dengan random</p>
<p>time sebelum mencoba lagi. Keuntungan dari CSMA adalah kesederhanaan. Hardware</p>
<p>dan Software yang di implementasikan lebih sederhana, cepat dan tidak mahal dari pada</p>
<p>hardware dan software yang diimplementasikan yang lebih kompleks.</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Menghindari Tabrakan Data</strong></p>
<p>Untuk menghindari terjadinya tabrakan data, setiap stasiun akan mentransmisikan frame</p>
<p>RTS (Request To Send). Access Poin mengirim balik frame CTS (Clear To Send) untuk</p>
<p>memulai transmisi data. Frame ini termasuk waktu saat stasiun mulai di transmisikan.</p>
<p>Frame ini akan diterima oleh semua station dalam sel, memberitahukan bahwa ada unit</p>
<p>yang akan ditransmisikan selama X milidetik, jadi yang lain tidak bisa melakukan</p>
<p>transmisi walaupun media transmisinya terlihat kosong.</p>
<p>Referensi :</p>
<p><a href="http://bluewarrior.wordpress.com/2009/11/30/cara-kerja-jaringan-wireless/">http://bluewarrior.wordpress.com/2009/11/30/cara-kerja-jaringan-wireless/</a></p>
<p>ilmukomputer.com</p>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chronika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chronika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chronika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chronika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chronika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chronika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chronika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chronika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chronika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chronika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chronika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chronika.wordpress.com/60/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chronika.wordpress.com/60/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chronika.wordpress.com/60/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=60&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chronika.wordpress.com/2010/11/10/cara-kerja-jaringan-wireless/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2190394260255a9a3830a331ec4a19e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chronika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>analisis website Sumatera utara dan Sumatera selatan</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com/2010/11/06/analisis-website-sumatera-utara-dan-sumatera-selatan/</link>
		<comments>http://chronika.wordpress.com/2010/11/06/analisis-website-sumatera-utara-dan-sumatera-selatan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Nov 2010 16:43:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chronika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chronika.wordpress.com/?p=56</guid>
		<description><![CDATA[Ø Isi Textual Web Sumatera Utara Secara keseluruhan di dalam situs ini berisi semua informasi mengenai provinsi Sumatera Utara. Seperti profile sejarah, pemerintahan, potensi daerah, berita daerah, info umum dan lain-lain. Kesan pertama yang baik mengenai situs tersebut yaitu simpel, minimalis, lansung tertuju kepada informasi yang kita cari. Hal itu diidentifikasikan dengan pengguna yang berkunjung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=56&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ø <strong>Isi Textual Web </strong></p>
<p><strong>Sumatera Utara</strong></p>
<p>Secara keseluruhan di dalam situs ini berisi semua informasi mengenai provinsi Sumatera Utara. Seperti profile sejarah, pemerintahan, potensi daerah, berita daerah, info umum dan lain-lain. Kesan pertama yang baik mengenai situs tersebut yaitu simpel, minimalis, lansung tertuju kepada informasi yang kita cari. Hal itu diidentifikasikan dengan pengguna yang berkunjung ke situs ini mengerti dimana mereka berada. Website ini terbagi atas 3 kolom. Kolom sebelah kiri berisi menu-menu seperti informasi pemerintahan, potensi daerah, info umum, dan berita daerah mingguan. Kolom pada bagian tengah menampilkan berita-berita terbaru yang terjadi seputar sumatera utara. Pada bagian bawah pada kolom ini menampilkan galeri seputar berita-berita tersebut. Kolom sebelah kanan berisi mengenai artikel.</p>
<p><strong>Sumatera Selatan</strong><strong> </strong></p>
<p>Website ini juga berisi mengenai semua informasi mengenai provinsi Sumatera Selatan. Seperti profile sejarah sumatera selatan, pemerintahan, potensi daerah, berita daerah, info umum dan lain-lain. Menu-menu pada website ini lebih tertata rapih sehingga memudahkan user dalam mencari informasi. Website ini juga terbagi atas 3 kolom. Kolom bagian kiri berisi menu-menu mengenai informasi struktur pemerintahan provinsi, kota, dan juga kabupaten, serta terdapat menu mengenai informasi objek-objek wisata yang sudah terbagi-bagi.  Kolom bagian tengah berisi mengenai berita-berita yang terjadi di seputar Sumatera Selatan. Kolom bagian kanan berisi mengenai arikel berita, pengumuman, dan juga agenda dalam bentuk kalender yang disajikan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ø <strong>Desain Grafis</strong></p>
<p><strong>Sumatera Utara</strong><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Tampilan website Sumatera Utara terlihat simple, warna background yang digunakan pada website ini dominan berwarna putih. Header pada website ini menampilkan sekilas mengenai pariwisata sumatera selatan, yaitu danau toba dan baju daerah.<br />
Pada bagian bawah header terdapat text selamat datang berupa text berjalan marquee. Rancangan web ini sudah memberikan konsep yang baik. Sesuai dengan tujuan untuk memberikan informasi seputar Sumatera Utara dan berita yang nyata. Semua komponen yang terdapat didalam web ini sudah cukup jelas bagi user karena menu yang disajikan sudah membuat para pembaca web ini dapat mengerti isi dari berita yang di sampaikan. Dengan tampilan halaman web tersebut, setiap user dapat mengakses menu apapun dan menu yang tidak berubah/konsisten. Setiap warna dari background selalu sama.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sumatera Selatan</strong></p>
<p><strong> </strong><strong> </strong></p>
<p>Tampilan website Sumatera Selatan tak jauh berbeda terlihat simple sehingga memudahkan user dalam menggunakan web tersebut. Mengenai konsep, rancangan, dan juga penggunaan menu, web ini tidak jauh berbeda dengan web sumatera Utara. Header pada web ini berbeda dengan web sebelumnya, karena menampilkan image flash kebudayaan daerah yang berubah-ubah. Penggunaan image flash juga terdapat pada bagian bawah web dengan menampilkan galeri-galeri mengenai tempat-tempat seperti kantor gubernur sumatera selatan, kantor walikota sumatera selatan, jembatan ampere, dan lain-lain. Dengan penggunaan image flash tersebut membuat web ini menjadi nilai lebih dibandingkan web sebelumnya.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><span id="more-56"></span>Ø <strong>Navigasi</strong></p>
<p><strong>Sumatera Utara</strong></p>
<p>Struktur navigasi pada website sumatera utara yang terletak di bagian header, terdapat Home, Hubungi Kami, Mail, dan Buku tamu. Menu ini terletak pada bagian header dan juga tidak menggunakan pull down menu.</p>
<p><strong>Sumatera Selatan</strong></p>
<p>Struktur navigasi pada website sumatera selatan pada Menu utama terdapat Home, Profil Sumsel, Ragam Info, Fasilitas Umum, Lain-lain, Galery, Buku Tamu, Mail, Forum, Sumatera online, Video, dan e-proc. Menu utama ini dapat langsung kita temukan karena berada di atas, atau berada pada header. Hal ini sangat mempermudah pengguna untuk mencari informasi yang ingin dipilih. Pada menu utama ini menggunakan pull down menu, ketika mouse di letakkan di atas pilihan menu yang ada.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ø <strong>Struktur Navigasi</strong></p>
<p><strong>Sumatera Utara &amp; Sumatera Selatan</strong></p>
<p>Bentuk dasar dari struktur navigasi yang biasa digunakan dalam proses pembuatan aplikasi multimedia ada empat macam, yaitu struktur navigasi linier, hirarki, non linier dan campuran. Struktur navigasi yang kami lihat di dalam situs ini adalah struktur navigasi campuran (composite) merupakan gabungan dari struktur navigasi linier, hirarki, non linier dan disebut juga struktur navigasi bebas, maksudnya adalah jika suatu tampilan membutuhkan percabangan maka dibuat percabangan. Struktur ini paling banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi multimedia.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ø <strong>Link</strong></p>
<p>Link merupakan salah satu fasilitas yang sangat terkait dengan efisiensi dan efektifitas pengguna apabila digunakan dengan tepat. Beberapa karakteristik utama link, yaitu :<br />
Memiliki jenis atau karakter font yang berbeda. Sebagai default, link biasanya berwarna biru dengan garis bawah. Link akan melakukan perubahan ketika dimouseover.<br />
Link yang telah dikunjungi akan berubah warna sehingga pengguna mengetahui informasi atau tugas apa saja yang sudah pernah dilakukan. Perbedaan dari kedua web ini terlihat dari masing-masing Link yang digunakan.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sumatera Utara</strong></p>
<p>Ketika dimouseover, link pada web ini hanya akan menambahkan garis bawah saja tetapi tidak berganti warna. Sedikit keunggulan dari web ini, link yang telah di klik/di kunjungi akan berubah warna sehingga pengguna mengetahui informasi yang sudah dilakukan.</p>
<p><strong>Sumatera Selatan</strong></p>
<p>Berbeda dengan web Sumatera Utara, link pada web ini akan berubah warna ketika dimouseover. Tetapi link yang telah di klik/dikunjungi tidak berganti warna.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ø <strong>Potensi Daerah </strong></p>
<p><strong>Sumatera Utara</strong></p>
<p>Pada web Sumatera Utara ini penjelasan potensi daerah ditampilkan pada masing-masing profil daerah kabupaten dan kota. Kami menilai, dengan cara memberikan informasi seperti ini cukup baik karena pengunjung bisa lebih mengetahui potensi di tiap-tiap  daerah kabupaten dan kota yang ada di Sumatera Utara.</p>
<p><strong>Sumatera Selatan</strong></p>
<p>Berbeda dengan web di atas<strong>, </strong>pada web ini tidak ditampilkan informasi mengenai potensi pada masing-masing daerahnya. Tetapi web ini menampilkan potensi secara menyeluruh untuk provinsi Sumatera Selatan ini dirangkum menjadi satu pada menu yang ada pada header. Tentu saja tidak adanya informasi mengenai potensi di masing-masing daerah menjadi kelemahan sendiri bagi web ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ø <strong>Kecepatan Akses</strong></p>
<p><strong>Sumatera Utara</strong></p>
<p>Kecepatan akses ketika kita mengunjungi website ini sangat baik. Jadi tidak perlu menunggu lama untuk kita melihat semua tampilan website ini muncul dengan sempurna. Begitu juga ketika kita mengunjungi link-link yang ada pada web ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengujian kecepatan akses dengan iwebtool.com</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>Sumatera Selatan</strong></p>
<p>Tidak jauh berbeda dengan web Sumatera Utara, kecepatan akses ketika kita mengunjungi website ini juga sangat baik. Sedikit perbedaan kecepatan akses web Sumatera Selatan ini lebih baik dari web Sumatera Utara. Tidak perlu menunggu lama untuk kita melihat semua tampilan website ini muncul dengan sempurna. Begitu juga ketika kita mengunjungi link-link yang ada pada web ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pengujian kecepatan akses dengan iwebtool.com</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Ø <strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Setelah kami menganalisis website Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Selatan didapat beberapa perbedaan dan juga menjadikan keunggulan dan kelemahan pada masing-masing website itu.</p>
<ul>
<li>Secara      tampilan, menurut kami website Sumatera Selatan lebih baik karena tampilan      pada banner yang menggunakan image flash yang berganti-ganti menampilkan      tempat, daerah wisata dan juga baju daerahnya yang tentu saja akan membuat      pengunjung akan lebih tahu mengenai Provinsi Sumatera Selatan. Selain itu      juga tata letak informasi-informasi dan juga penggunaan warna untuk web      ini lebih baik dan lebih rapih.</li>
</ul>
<p>Untuk tampilan web Sumatera Utara, ada beberapa hal yang kami rasa kurang cukup baik. Seperti penggunaan ukuran teks pada link dan isi-isi berita yang kecil, penggunaan beberapa warna yang tidak perlu, dan juga adanya riang kosong pada bagian bawah web yang tidak di manfaatkan.</p>
<ul>
<li>Secara      penyajian informasi, menurut kami website Sumatera Utara kali ini lebih      baik di banding website Sumatera Selatan. Hal ini kami nilai dari      penyajian informasi potensi pada tiap-tiap daerah yang ada pada web      Sumatera Utara lebih lengkap.</li>
<li>Untuk      kecepatan akses, kita lihat dari hasil perbandingan di atas, kedua website      ini kami rasa sudah cukup baik karena kita yang mengunjungi kedua website      ini tidak perlu menunggu lama untuk kita melihat semua tampilan website      ini muncul dengan sempurna.</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chronika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chronika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chronika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chronika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chronika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chronika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chronika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chronika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chronika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chronika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chronika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chronika.wordpress.com/56/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chronika.wordpress.com/56/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chronika.wordpress.com/56/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=56&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chronika.wordpress.com/2010/11/06/analisis-website-sumatera-utara-dan-sumatera-selatan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2190394260255a9a3830a331ec4a19e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chronika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PROPOSAL</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com/2010/06/09/proposal/</link>
		<comments>http://chronika.wordpress.com/2010/06/09/proposal/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 14:51:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chronika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chronika.wordpress.com/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[Proposal adalah sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelaskan sebuah tujuan kepada si pembaca, sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya, memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan. Ada beberepa hal yang biasanya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=53&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Proposal adalah sebuah tulisan yang dibuat oleh si penulis yang bertujuan untuk menjabarkan atau menjelaskan sebuah tujuan kepada si pembaca, sehingga mereka memperoleh pemahaman mengenai tujuan tersebut lebih mendetail. Diharapkan dari proposal tersebut dapat memberikan informasi yang sedetail mungkin kepada si pembaca, sehingga akhirnya, memperoleh persamaan visi, misi, dan tujuan. Ada beberepa hal yang biasanya didetailkan dalam proposal bisnis:</p>
<ol>
<li>Penjabaran mendetail mengenai tujuan utama dari si penulis kepada pembacanya.</li>
<li>Penjabaran memdetail mengenai proses bagaimana mencapai tujuan si penulis kepada pembacanya.</li>
<li>Penjabaran mendetail mengenai hasil dari proses yang telah dijabarkan diatas sehingga mencapai tujuan yang diinginkan oleh si penulis dan juga si pembaca.</li>
</ol>
<p>Proposal juga penelitian untuk skripsi merupakan suatu rancangan penelitian yang akan dilakukan sebagai bahan utama penulisan skripsi mahasiswa. Rancangan ini harus diseminarkan untuk penyempurnaan sehingga akan sangat membantu mahasiswa dalam melaksanakan penelitian di lapangan sekaligus membantu kelancaran mengumpulkan bahan skripsinya</p>
<p>Karateristik Proposal ;</p>
<p>Proposal penelitian memiliki beberapa karakteristik sebagai berikut:</p>
<p>-          Merupakan suatu rancangan pokok penelitian yang akan dilakukan guna mengumpulkan bahan penulisan.</p>
<p>-          Memperlihatkan kemampuan peneliti terhadap permasalahan yang akan diteliti dan pendekatan atau metode yang digunakan dalam penelitian tersebut.</p>
<p>-          Rancanga penelitian mengacu kepada permasalahan aktual dan memiliki kontribusi bagi pengembangan ilmu maupun kepentingan praktisi di lapangan</p>
<p>Sistematika Proposal</p>
<p>Rancangan atau proposal penelitian untuk skripsi mahasiawa terdiri dari beberapa bagian sebagai berikut :</p>
<p>I.      PENDAHULUAN</p>
<p>Bagian pendahuluan ini mengemukakan tentang latar belakang masalah dan urgensi mengapa penelitian tersebut perlu dilakukan. Hal itu dapat dikemas dalam beberapa bagian seperti :</p>
<p>(1)   Latar belakang</p>
<p>(2)   Identifikasi masalah</p>
<p>(3)   Batasan dan rumusan masalah</p>
<p>(4)   Tujuan dan manfaat penelitian.</p>
<p>II.       LANDASAN TEORI</p>
<p>Bagian ini terdiri dari:</p>
<p>(1)   Uraian teori</p>
<p>(2)   Kerangka konseptual</p>
<p>(3)   Hipotesis (untuk penelitian tertentu boleh tidak menggunakan hipotesis)</p>
<p>III.         METODOLOGI PENELITIAN</p>
<p>Bagian ini menyajikan penjelasan antara lain meliputi :</p>
<p>(1)   Variabel penelitian (defenisi operasional)</p>
<p>(2)   Tempat dan waktu penelitian</p>
<p>(3)   Sumber data atau populasi dan sampel</p>
<p>(4)   Alat pengumpul data (sebaiknya dilengkapi dengan kisi-kisi atau indikator)</p>
<p>(5)   Teknik analisis data yang digunakan.</p>
<p>IV.        DAFTAR PUSTAKA</p>
<p>Referensi :</p>
<p>http://chandil.wordpress.com/2007/05/02/definisi-proposal/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chronika.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chronika.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chronika.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chronika.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chronika.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chronika.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chronika.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chronika.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chronika.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chronika.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chronika.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chronika.wordpress.com/53/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chronika.wordpress.com/53/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chronika.wordpress.com/53/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=53&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chronika.wordpress.com/2010/06/09/proposal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2190394260255a9a3830a331ec4a19e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chronika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KUTIPAN</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com/2010/06/09/kutipan/</link>
		<comments>http://chronika.wordpress.com/2010/06/09/kutipan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Jun 2010 14:49:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chronika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chronika.wordpress.com/?p=51</guid>
		<description><![CDATA[Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dari seseorang yang terkenal, baik terdapat dalam buku maupun majalah, walaupun kutipan atas pendapat seeorang ahli itu, tidak berarti bahwa sebuah tulisan seluruhnya dapat terdiri dari kutipan-kutipan, berfungsi sebagai bahan bukti untuk menunjang pendapat penulis. Teknik dalam pengutipan terdiri dari kutipan lansung dan tidak lansung. Beberapa aturan dalam mebuat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=51&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dari seseorang yang terkenal, baik terdapat dalam buku maupun majalah, walaupun kutipan atas pendapat seeorang ahli itu, tidak berarti bahwa sebuah tulisan seluruhnya dapat terdiri dari kutipan-kutipan, berfungsi sebagai bahan bukti untuk menunjang pendapat penulis.</p>
<p><span id="more-51"></span>Teknik dalam pengutipan terdiri dari kutipan lansung dan tidak lansung. Beberapa aturan dalam mebuat kutipan, antara lain:</p>
<p>-          Kutipan lansung</p>
<p>Kutipan lansung adalah kutipan dari buku atau tulisan yang harus sama dengan aslinya baik dengan susunan kata-katanya maupun tanda bacanya.</p>
<p>Cara membuat kutipan lansung :</p>
<ol>
<li>Kalimat yang dikutip berupa definisi atau pengertian dari suati teori.</li>
<li>Kutipan harus sama dengan aslinya baik dalan susunan kata, ejaan, maupun tanda baca.</li>
<li>Jika nama pengarang ditulis sebelum dan sesudah kalimat yang kutip, baik kurang dari lima baris atau lebih, maka penulisannya adalah nama pengarang diikuti dalam kurung tahun titik dua halaman buku yang dikutip.</li>
<li>Ketentuan penulisan nama pengarang, sebagai berikut :
<ol>
<li>Jika pengarang terdiri dari tiga orang atau lebih, maka hanya dituliskan nama pertama pengarang diikuti dengan <strong>et all</strong> atau <strong>dkk</strong>.</li>
<li>Jika nama pengarang lebih dari satu kata, maka penulisan nama pengarang diambil hanya nama belakang.</li>
</ol>
</li>
<li>Kutipan panjang kurang dari lima baris diketik dua spasi dan mengikuti paragraph yang diberi tanda kutip (“).</li>
<li>Kutipan panjangnya lima baris atau lebih diketik satu spasi dengan paragraph lurus dimulai pada lima ketukan atau satu tab dari tepi kiri tanpa tanda petik.</li>
<li>Jika kutipan itu ada bagian yang dihilangkan beberapa kalimat, maka ada bagian yang hilang tersebut digantikan dengan titik sebanyak tiga buah.</li>
<li>Jika sumber kutipan merujuk ke sumber lain, maka sumber kutipan adalah tetap sumber yang digunakan pengutip, tetapi dengan menyebut siapa yang mengemukakan pendapat tersebut, bentuk penulisannya adalah nama ahli/penggagas dalam nama pengarang dalam kurung tahun titik dua halaman, dan diletakkan sebelum dan sesudah kutipan.</li>
</ol>
<p>-  Kutipan tidak lansung</p>
<p>Kutipan tidak lansung adalah dengan mengambil pendapat atau uraian dari buku atau sumber lain yang penyajiannya dengan bahasan sendiri. Teknis pengutipan tidak lansung hanya inti sari pendapat atau dalam bentuk point-point yang dikemukakan, dan tidak menggunakan tanda kutip, dengan ketentuan :</p>
<ol>
<li>Kutipan yang diintegrasikan dengan atau paragraf.</li>
<li>Jarak antara baris dua spasi.</li>
<li>Kutipan tida diapit dengan tanda kutip.</li>
<li>Kalimat yang dikutip bukan berupa pengertian atau definisi.</li>
<li>Sebelum point-point kutipan diambil nama pengarang terlebih dahulu dicantumkan dalam teks, bentuk penulisannya adalah nama pengarang diikuti dalam kurung tahun titik dua halaman.</li>
</ol>
<p>Referensi :</p>
<p><a href="http://ridwanaz.com/akademik/pengertian-dan-panduan-atau-petunjuk-teknik-menulis-makalah/">http://ridwanaz.com/akademik/pengertian-dan-panduan-atau-petunjuk-teknik-menulis-makalah/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chronika.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chronika.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chronika.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chronika.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chronika.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chronika.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chronika.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chronika.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chronika.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chronika.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chronika.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chronika.wordpress.com/51/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chronika.wordpress.com/51/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chronika.wordpress.com/51/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=51&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chronika.wordpress.com/2010/06/09/kutipan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2190394260255a9a3830a331ec4a19e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chronika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hipotesis</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com/2010/05/19/hipotesis/</link>
		<comments>http://chronika.wordpress.com/2010/05/19/hipotesis/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 11:16:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chronika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chronika.wordpress.com/?p=46</guid>
		<description><![CDATA[HIPOTESIS Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya. Hipotesa berasal dari bahasa yunani yaitu hypo = dibawah dan thesis = pendirian. Yang artinya hipotesa merupakan istilah ilmiah yang digunakan dalam rangka kegiatan ilmiah yang mengikuti kaidah-kaidah berfikir biasa, secara sadar, teliti, dan terarah. Hipotesa juga berarti sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=46&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>HIPOTESIS</p>
<p>Hipotesis adalah jawaban sementara terhadap masalah yang masih bersifat praduga karena masih harus dibuktikan kebenarannya.</p>
<p>Hipotesa berasal dari bahasa yunani yaitu hypo = dibawah dan thesis = pendirian. Yang artinya hipotesa merupakan istilah ilmiah yang digunakan dalam rangka kegiatan ilmiah yang mengikuti kaidah-kaidah berfikir biasa, secara sadar, teliti, dan terarah. Hipotesa juga berarti sebuah pernyataan atau proposisi yang mengatakan bahwa diantara sejumlah fakta ada hubungan tertentu.</p>
<p>Proses pembentukan hipotesa yaitu proses penalaran yang meneliti tahap-tahap tertentu.</p>
<p><strong>Fungsi Hipotesis :</strong></p>
<p>a. Untuk menguji teori</p>
<p>b.Mendorong munculnya teori</p>
<p>c. Menerangkan fenomena sosial</p>
<ol>
<li> Sebagai pedoman untuk mengarahkan penelitian</li>
</ol>
<p>e. Memberikan kerangka untuk menyusun kesimpulan yang akan dihasilkan.</p>
<p>Walaupun hipotesis penting sebagai arah dan pedoman kerja dalam penelitian, tidak semua penelitian harus memiliki hipotesis. Penggunaan hipotesis dalam suatu penelitian didasarkan pada masalah atau tujuan penelitian. Dalam masalah atau tujuan penelitian dapat terlihat apakah penelitian menggunakan hipotesis atau tidak.</p>
<p><strong><span id="more-46"></span>Ciri-ciri hipotesis :</strong></p>
<p>a.  Bisa diterima dengan akal sehat.</p>
<p>b. Dapat menjelaskan masalah secara rasional.</p>
<p>c.  Menyatakan hubungan yang diharapkan diantara variabel yang dipermasalahkan.</p>
<ol>
<li> Harus dapat diuji atau ditentukan benar salahnya</li>
</ol>
<p>e. Dinyatakan secara sederhana dan sesingkat mungkin.</p>
<p>f. Kosisten dengan teori dan fakta yang sudah ada.</p>
<p>Cara Membuat Sebuah Hipotesis :</p>
<p>Berikut cara-cara membuat sebuah hipotesa yang baik :</p>
<p>a. Penentuan Masalah</p>
<p>Dasar penalaran ilmiah ialah kekayaan pengetahuan ilmiah yang biasanya timbul karena sesuatu keadaan atau peristiwa yang tidak terlihat atau tidak dapat diterangkan berdasarkan teori yang sudah diketahui dan dikerjakan dengan perumusan yang tepat.</p>
<p>b. Hipotesa pendahuluan atau hipotesa preliminer.</p>
<p>Dugaan atau anggapan sementara yang menjadi awal dari semua kegiatan. Tanpa hipotesa preliminer, observasi tidak akan terarah. Fakta yang terkumpul mungkin tidak akan dapat digunakan untuk menyimpulkan suatu konklusi. Karena tidak relevan dengan masalah yang dihadapi.</p>
<p>c.  Pengumpilan fakta</p>
<p>Dalam penalaran ilmiah, diantara jumlah fakta yang besarnya tak terbatas itu hanya dipilih fakta-fakta yang relevan.</p>
<ol>
<li> Formulasi Hipotesa</li>
</ol>
<p>Suatu proses penciptaan dimana terdapat hubungan tertentu diantara sejumlah fakta.</p>
<p>e.  Pengujian hipotesa, artinya mencocokkan hipotesa dengan keadaan yang dapat diobservasi.</p>
<p>f.  Aplikasi atau penerapan.</p>
<p>Hipotesa tidak sekedar konklusi penalaran, tetapi juga menerangkan masalah yang menyebabkan mengapa hipotesa itu disusun sehingga menghasilkan pengetahuan yang dapat diterapkan.</p>
<p>Referensi :</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/hipotesis">http://id.wikipedia.org/wiki/hipotesis</a></p>
<p>http://id.shvoong.com/social-sciences/1999230-hipotesis/</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chronika.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chronika.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chronika.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chronika.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chronika.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chronika.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chronika.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chronika.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chronika.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chronika.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chronika.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chronika.wordpress.com/46/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chronika.wordpress.com/46/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chronika.wordpress.com/46/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=46&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chronika.wordpress.com/2010/05/19/hipotesis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2190394260255a9a3830a331ec4a19e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chronika</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hakikat Masalah Penelitian</title>
		<link>http://chronika.wordpress.com/2010/05/19/hakikat-masalah-penelitian/</link>
		<comments>http://chronika.wordpress.com/2010/05/19/hakikat-masalah-penelitian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 19 May 2010 11:11:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>chronika</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://chronika.wordpress.com/?p=43</guid>
		<description><![CDATA[Penelitian adalah mencari jawaban atas masalah yang diajukan. Penelitian sebagai upaya untuk memperoleh kebenaran harus didasari oleh proses berpikir ilmiah yang dituangkan dalam metode ilmiah. Metode ilmiah adalah kerangka landasan bagi terciptanya pengetahuan ilmiah. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode ilmiah mengandung dua unsur penting, yakni pengamatan dan penalaran. Metode ilmiah didasari oleh pemikiran bahwa apabila [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=43&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Penelitian adalah mencari jawaban atas masalah yang diajukan. Penelitian sebagai upaya untuk memperoleh kebenaran harus didasari oleh proses berpikir ilmiah yang dituangkan dalam metode ilmiah. Metode ilmiah adalah kerangka landasan bagi terciptanya pengetahuan ilmiah. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode ilmiah mengandung dua unsur penting, yakni pengamatan dan penalaran. Metode ilmiah didasari oleh pemikiran bahwa apabila suatu pernyataan tersebut harus dapat diverifikasi atau diuji kebenarannya secara empirik berdasarkan fakta.</p>
<p><span id="more-43"></span>Penelitian dibagi dua macam :</p>
<p>a. Penelitian kualitatif adalah penelitian yang berguna untuk memperoleh penemuan-penemuan yang tidak terduga sebelumnya dan membangunkan kerangka teoritis baru. Penlitian kualitatif biasanya mengejar data verbal yang lebih mewakili fenomena dan bukan angka-angka yang penuh presentase dan merata yang kurang mewakili keseluruhan fenomena. Dari penelitian kualitatif tersebut, data yang diperoleh dari lapangan biasanya tidak terstruktur dan relative banyak, sehingga memungkinkan peneliti untuk menata, mengkritis dan mengklasifikasikan yang lebih menarik melalui penelitian kualitatif.</p>
<p>b. Penelitian kuantitatif</p>
<p>Penelitian kuantitatif diyakini, bahwa satu-satunya pengetahuan yang valid adalah ilmu pengetahuan, yaitu pengetahuan yang berawal dan diadasarkan pada pengalaman yang tertangkap lewat panca indera untuk kemudian diolah oleh nalar. Secara epistmologis, dalam penelitian kuantitatif diterima suatu paradigma, bahwa sumber pengetahuan paling utama adalah fakta yang sudah pernah terjadi, dan lebih khusus lagi hal-hal yang dapat ditangkap panca indera.</p>
<p>Bagaimana Cara Menemukan Sebuah Masalah :</p>
<p>Cara menemukan sebuah masalah yang akan diajdikan penelitian. Langkah pertama adalah penetuan topik yang merupakan tahap awal dalam proses penelitian atau penyusunan karya ilmiah. Topik yang masih bersifat awal tersebut kemudian difokuskan dengan cara membuatnya lebih sempit cakupannya atau lebih luas.</p>
<p>Dalam mendapatkan kebenaran ilmiah penelitian harus mengandung unsur keilmuan dalam aktivitasnya. Penelitian yang dilaksanakan secara ilmiah berarti kegiatan penelitian didasarkan pada karkteristik keilmuan yaitu :</p>
<p>a. Relasional</p>
<p>Penyelidikan ilmiah adalah sesuatu yang masuk akal dan terjangkau oleh penalaran manusia.</p>
<p>b.Empiris</p>
<p>Menggunakan cara-cara tertentu yang dapat diamati orang lain dengan menggunakan panca indera manusia.</p>
<p>c. Sistematis</p>
<p>Menggunakan proses dengan langkah-langkah tertentu yang bersifat logis.</p>
<p>Penelitian dikatakan tidak ilmiah jika tidak menggunakan penalaran logis, tetapi menggunakan prinsip kebetulan coba-coba spekulasi. Cara-cara seperti ini tidak tepat digunakan untuk pengembangan suatu profesi atupun keilmun tertentu. Suatu penelitian dikatakan baik, jika kita mengikuti cara-cara yang telah ditentuka serta dilaksanakan dengan adanya unsure kesengajaan bukan secara kebetulan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/chronika.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/chronika.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/chronika.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/chronika.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/chronika.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/chronika.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/chronika.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/chronika.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/chronika.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/chronika.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/chronika.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/chronika.wordpress.com/43/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/chronika.wordpress.com/43/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/chronika.wordpress.com/43/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=chronika.wordpress.com&amp;blog=9825777&amp;post=43&amp;subd=chronika&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://chronika.wordpress.com/2010/05/19/hakikat-masalah-penelitian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2190394260255a9a3830a331ec4a19e7?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">chronika</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
